DIMULAI DARI HAL KECIL LALU MERUBAH DUNIA
DAPAT TAG DARI MBAH YAHYA WIBOWO 7 Mei 2010 pukul 6:39 CERITA INSPIRATIF
Ada sebuah kota yang jahat, dikatakan jahat karena tingkat kriminalitas dan pengangguran di kota tersebut sangat tinggi, perekonomian kota terpuruk. Di kota ini banyak penduduknya tidak peduli satu sama lain, mereka mementingkan diri sendiri. Ketika ada orang kelaparan di jalan orang-orang hanya diam tanpa memberi sedikit makanan, disaat ada orang yang sedang dipukuli oleh berandal sekitar tak ada yang menolong. Keadaan tersebut merupakan tempat tinggal seorang anak berumur 10 tahun yang bernama Trevor, yang sudah muak dengan keadaan seperti itu. Kemudian dengan kesungguhan hatinya dia bersumpah kepada Tuhan “Tuhan aku bersumpah aku akan merubah dunia menjadi lebih baik, dan hal itu akan kulakukan dimulai dari orang terdekatku”.
Siapakah orang terdekat yang pertama kali dia tolong? Ternyata adalah ibunya, Maria. Trevor adalah seorang anak dari single parent sebab ayahnya mencampakan ibunya ketika sedang mengandung Trevor. Ibunya sering minum-minuman keras karena kehidupannya berat dan penuh tekanan, sehingga pada akhirnya dia menjadi pecandu alkohol yang selalu mabuk setiap malam. Trevor bertekad untuk menyelamatkan ibunya dari kecanduannya. Oleh karena itu, dia mengosongkan seluruh botol whiskey yang ada di rumah dan menggantinya dengan air biasa. Hal ini juga berlanjut ketika ibunya membeli botol whiskey yang baru, Trevor selalu saja mengosongkannya dan mengisinya dengan air biasa. Hingga suatu hari ibunya menyadari ada sesuatu yang berubah dan mengetahui bahwa anaknya selalu mengganti botol whiskey tersebut dengan air biasa. Ibunya penasaran dengan tingkah laku anaknya diapun bertanya kepada anaknya “Mengapa engkau melakukan hal ini?”“Karena aku mengasihimu, bu” jawab Trevor. Mereka berduapun menangis bersama-sama dan berkat tindakan Trevor ini ibunya dapat menghentikan kecanduan alkoholnya. Lalu Trevorpun berkata kepada ibunya “Ibu, jangan lupa; Lakukan Hal Ini Kepada Yang Lainnya”
Setelah perkataan anaknya itu, Maria termenung dan teringat akan ibunya Anna, yang tentu saja merupakan neneknya Trevor. Maria dengan ibunya telah lama putus hubungan dan tidak bertemu satu sama lainnya, karena dulunya Maria kecewa dengan ibunya pernah melakukan sesuatu yang mengecewakan dirinya yaitu, dulu ibunya pernah menggunakan uang tabungan Maria yang merupakan biaya kuliahnya secara diam-diam sehingga hancurlah cita-cita Maria. Namun, teringat perkataan anaknya menagislah Maria menyesali perbuatannya dahulu. Dengan segera Maria menuju rumah ibunya; dan Anna sangat terkejut karena putrinya mau datang berkunjung ke rumahnya. Maria segera memeluk ibunya dan berkata “Maafkan aku ibu, aku mengasihimu”.Mendengar hal ini Anna meneteskan air mata karena putrinya telah kembali kepadanya dan diapun berkata “Ibu yang seharusnya minta maaf nak, ibu menyesali perbuatan ibu yang dulu”. Berkat pelukan dan pembicaraan antara ibu dan anak itu akhirnya mereka berdamai kembali. Maria berkata “Ibu, jangan lupa; Lakukan Hal Ini Kepada Yang Lainnya”
Kemudian suatu waktu Anna sedang bepergian dengan mobilnya. Di saat mengendarai mobilnya dia melihat seorang pemuda yang dihadang oleh 5 orang pria. Pemuda tersebut dipukuli karena berusaha melindungi tas yang hendak direbut oleh kelima pria lainnya. Oleh usaha yang keras pemuda itupun dapat melepaskan cengkaraman perampok tersebut dan melarikan diri. Namun, siapapun juga tahu dengan keadaan pemuda tersebut yang sempoyongan setelah dipukuli cepat atau lambat pemuda tersebut pasti akan tertangkap dan habislah nyawanya. Teringat akan perkataan yang dikatakan putrinya sebelumnya maka Annapun menghentikan mobil tepat di depan pemuda tersebut dan membukakan pintuya. Pemuda tersebut langsung masuk ke dalam dan Annapun segera menjalankan mobilnya meninggalkan tempat itu. Pemuda itu selamat dan berkata “Terima kasih nyonya anda telah menyelamatkan hidupku dan pekerjaanku, jika saja perampok tersebut berhasil merampas tas ini maka seluruh gaji karyawan perusahaan tempat saya bekerja akan hilang semuanya; apakah yang dapat saya lakukan untuk membalas budi?”Nenek itu teringat perkataan putrinya sambil tersenyum dia berkata “Tidak ada hanya satu; Lakukan Hal Ini Kepada Yang Lainnya”
Ceritapun berlanjut pada pemuda tersebut. Pemuda ini sekarang sedang berada di rumah sakit mengantri menunggu giliran karena dirinya sedang sakit flu. Kemudian muncul seorang ayah yang menggendong putrinya yang terlihat sakit parah. Ayah dari anak tersebut mulai berlari ke suster meminta agar anaknya segera disembuhkan. Suster tersebut tampaknya tidak terlalu peduli dan berkata kepadanya agar mengammbil kartu urut dan menunggu gilirannya. Akan tetapi saat itu rumah sakit begitu ramai dan antriannya begitu panjang; siapapun juga tahu bila anak tersebut menunggu antrian maka nyawanya tak terselamatkan. Meskipun begitu orang-orang nampaknya lebih mementingkan kepentingan mereka masing-masing. Kebetulan sekali tiba giliran pemuda itu, karena merasa iba dan mengingat perkataan nenek yang menolongnya maka dia pun segera memanggil pria tersebut dan berkata ”Ini tukarlah kartumu dengan punyaku sebab sekarang giliranku, segera periksalah anakmu sebelum terlambat ” Ayah dari anak tersebut segera mengambil kartu tersebut, karenannya nyawa anaknya tertolong. Kemudian dia menghampiri pemuda tersebut dan berkata ”Terima kasih berkat engkau anakku dapat terselamatkan; lalu apakah yang dapat kulakukan untuk membalas budimu?”Pemuda itu menjawab ”Tidak ada, hanya satu; Lakukan Hal Ini Kepada Yang Lainnya”
Sekali lagi cerita berlanjut ke keluarga anak tersebut. Setelah anak mereka sembuh, kedua orang tuanya mengajak anaknya jalan-jalan ke taman kota tersebut. Kebetulan di situ sedang ada pidato sebuah senator yang membicarakan upaya pengembangan ekonomi kota tersebut,sehingga banyak wartawan berkumpul untuk mewawancarai senator tersebut. Seorang wartawan bernasib malang dia tedorong kerumunan sehingga menjatuhkan kameranya, kameranya terjatuh dan terinjak sehingga menjadi rusak. Wartawan itu meratapi nasibnya dan melihat kameranya. Keluarga itu melihat keadaan wartawan tersebut. Kebetulan saat itu keluarga itu membawa kamera, akan tetapi mereka berencana menggunakan kamera itu untuk mengabadikan kenang-kenangan bersama anaknya yang baru keluar dari rumah sakit. Namun, keluraga tersebut teingat perkataan anak muda yang pernah menolongnya. Kemudian dia menghampiri wartawan tersebut dan berkata ”Ini kupinjamkan kameraku sekarang ambilah gambar terbaik dan liputlah sebuah berita yang bagus”. Wartawan tersebut hanya terdiam karena tidak percaya apa yang sedang dialaminya, kemudian diapun bergegas kembali ke wawancar tersebut dan akhirnya dia mendapat bahan cerita yang baik bagi surat kabarnya. Diapun kembali kepada keluarga itu dan berkata ”Terima kasih berkat kalian aku dapat sebuah berita yang bagus, apa yang dapat kulakuan sebagai tanda terima kasih?”Ayah keluarga tersebut menjawab ”Tidak ada, sama seperti seorang pemuda yang dulu telah menolong kami, yang dapat kau lakukan hanya satu; Lakukan Hal Ini Kepada Yang Lainnya”
Rupanya wartawan ini penasaran dengan maksud keluarga tersebut sehingga dia mencari tahu lebih lanjut mengenai hal tersebut. Sampai akhirnya dia mengetahui keberadaan pemuda yang dulunya menolong keluraga itu dan menghampirnya.Wartawa itu bertanya kepada pemuda tersebut ”Maaf, apakah anda dulu pernah menolong sebuah keluarga di sebuah rumah sakit?”Pemuda itu menjawab ”Ya, benar. Memangnya ada apa?”Wartawan itu mulai bertanya lagi ”Apa maksud anda mengenai lakukan hal ini kepada yang lainnya? Mengapa anda bisa berpikiran untuk berkata seperti itu?”Pemuda itu kembali menjawab ”Sebernarnya perkataan tersebut bukan berasal dariku aku mendapatkannya dari seorang nenek yang telah menolong aku dari serangan perampok” Mendengar jawaban pemuda tersebut maka tambah rasa penasarannya dan segera mencari tahu keberadaan nenek itu. Selang waktu dia menemukan nenek tersebut yang tak lain adalah Anna nenekny Trevor. Wartawan tersebut bertanya kepada nenek tersebut ”Maaf , nek apakah anda pernah menolong seorang pemuda dari serangan perampok?”Nenek tersebut menjawab ”yang kulakukan tak banyak, hanya memberi tumpangan kepada seorang pemuda yang kebetulan sedang dikejar perampok”Wartawan tersebut kembali bertanya ”Mengapa nenek dapat berpikir demikian mengenai perkataan ’lakukan hal ini kepada yang lainnya’?”Nenek tersebut menjawab dengan tersebut ”kau salah orang nak, perkataan ini kau dapat dari putriku yang telah memaafkanku dan kembali memberiku kasih sayang” Wartawan tersebut tambah penasaran untuk mencari tahu asal muasal dari perkataan tersebut dan ingin bertanya mengapa orang tersebut bisa berkata demikian. Pada akhirnya dengan bertanya kepada nenek tersebut, wartawan tersebut segera menghampiri putrinya yang tidak lain adalah Maria, ibundanya Trevor. Tak lama wartawan tersebut bertamu kerumah Maria dan tak buang waktu segera bertanya ”Saya seringkali mendengar perkataan ”lakukan hal ini kepada yang lainnya”; apa maksud terkandung di dalamnya? Mengapa anda terpikirkan perkataan tersebut?”Maria hanya menjawab ”Kau tahu? Perkataan tersebut semula berawal dari putraku Trevor yang berumur 10 tahun. Dia yang menyelamatkanku dari kecanduan alkohol sehingga saya dapat terlepas dari kehidupan yang kelam” Alangkah terkejutnya wartawan tersebut ternyata perkataan sehebat itu awalnya diucapkan oleh anak berumur 10 tahun dan bergegaspun ia bertanya mengenai putranya. Kebetulan Trevor sedang berada di rumah sehingga Mariapun memanggilnya ke ruang tamu. Ternyata benar ibunya tidak berbohong Trevor hanyalah seorang anak berumur 10 tahun. Wartawan itu bertanya kepada anak itu ”apa makna kata tersebut?”Trevor menjawab ”Jika engkau pernah mengalaminya dan melakukan tindakan oleh dasar hal itu maka kau akan pahan makna dari ’lakukan hal ini kepada yang lainnya”Wartawan tersebut memang mulai menyadari makna terkandung dari kalimat tersebut karena memang di telah mengalami sendiri kehebatan dari kalimat tersebut. Tetapi wartawan tersebut akhirnya menanyakan sebuah pertanyaan terakhir ”apa dasar yang membuatmu dapat berkata demikian?”Trevor berkata ”karena aku ingin merubah dunia menjadi lebih baik” Sebuah kata-kata terucap membuat wartawan itu kagum bukan karena kata terlontar secara sembarangan tapi wartawan tersebut melihat kesungguhan hati anak tersebut.
Setelah itu, wartawan itu bergegas menulis sebuah artikel mengenai Trevor, mengenai tindakannya, dan mengenai slogannya. Tertulis dalam headline berita koran, Trevor Bocah Berumur 10 Tahun Yang Merubah Dunia; dan apakah yang wartawan tulis mengenai apa yang dilakukan untuk mewujudkan hal tersebut? Cuma 3 hal sederhana kesungguhan hati, kebaikan kecil dan sebuah kalimat ”Lakukan Hal Ini Kepada Yang Lainnya”. Cerita mengenai Trevorpun diketahui oleh seluruh penduduk kota, semenjak itu Trevor-pun menjadi terkenal. Lantas inikah yang dia harapkan? Apakah dia mendapat kemudahan atas semuanya ini? Apakah dia bernasib baik setelahnya? Tidak sama sekali tidak.Nasib Trevor justru cukup malang dia tewas seketika ditusuk oleh murid berandal di sekolahnya ketika hendak menolong temannya yang menjadi korban bullying. Dengan demikian apakah cita-cita Trevor untuk mewujudkan dunia menjadi lebih baik tidak terwujud?
Cerita berlanjut, seminggu setelah kematian Trevor, Maria dan Anna hendak melayat ke pemakaman tempat Trevor dikubur dan alangkah terkejutnya mereka melihat banyak orang datang ke kuburan Trevor menangis di depannya, ada yang menghormatinya, dan banyak sekali karangan bunga ditaruh di sekitar kuburan anaknya. Bahkan sampai pembesar negara-pun turut datang ke kota itu untuk menghormati almarhum Trevor. Ternyata kata-kata yang semula diucapkan Trevor ”Lakukan Hal Ini Kepada Yang Lainnya” ternyata terus bergerak dan menular dari satu orang ke orang lainnya sehingga akhirnya seluruh penduduk kota berubah karenannya, sebuah kota yang dulunya terkenal jahat kini berubah menjadi kota yang baik yang penuh pengharapan. Trevor berhasil merubah dunia; duniannya yaitu tempat dia tinggal sebuah kota yang kini berubah menjadi lebih baik.Apa yang dibutuhkan Trevor untuk semuanya? Seperti yang disebutkan tadi dia hanya butuh sebuah kesungguhan hati, sebuah kebaikan kecil, dan sepotong kalimat yang diucapkannya setelah berbuat baik ”Lakukan Hal Ini Kepada Yang Lainnya”, hanya itu; sisanya Tuhan yang bekerja agar semuanya bekerja dengan sendirinya.Mau tahu makna sebenarnya dari Lakukan Hal Ini Kepada Yang Lainnya? Maknannya adalah lakukan kebaikan yang ’sama’ kepada orang lain yang membutuhkan.
Ditulis oleh Timotius Jaya terinspirasi dari cerita ”Pay Forward To The Others” dan di posting ke Sprucefir Netsphere.
No comments:
Post a Comment